RAPUH Oleh : NAGIRAHEKAZO Kelas :x1.ips2

Sinopsis

Suatu kisah yang menceritakan tentang seorang gadis disuatu universitas yang ternama diindonesia ada seorang gadis yang bernama dewi. Dewi memiliki seorang teman yang selalu bersamanya ia bernama suci dan 3 orang perempuan yang sangat jahil dan selalu mengganggu dewi karena dewi agak sedikit lugu namun dewi sangatlah pintar. 3 perempuan itu bernama shela, sinta, dan rina.

Dan ada seorang pemuda yang tampan yang dulu semasa kecilnya tinggal diindonesia karena orang tuanya bekerja disuatu perusahaan luar negeri ia terpaksa ikut orang tuanya keluar negri untuk melanjutkan sekolah disana. setelah tamat SMA pemuda itu kembali lagi keindonesia untuk menjaga neneknya yang sedang sakit disana sekaligus ingin melanjutkan sekolahnya keindonesia. Pemuda itu bernama Tommy.

Pada suatu hari tommy bertemu dengan seorang gadis yang tak lain adalah dewi. Tommy jatuh cinta kepada dewi dan tanpa sepengetahuan tommy, ternyata orang yang suka mengganggu dewi (sela) juga suka sama tommy. Tetapi tommy tetap memilih dewi untuk menjadi kekasih nya walaupun rintangan menghalangi mereka. Tetapi walaupun cinta mereka telah mereka perjuangkan takdir berkehendak lain. Tommy terkena penyakit kanker otak stadium akhir. Sampai akhirnya Tommy meninggal dunia.

 

Penokohan

  1. Tommy                 : baik hati, hidung mancung, cuek, tinggi badan 170 cm, suka sama dewi.
  2. Dewi                      : pendiam, lugu, cantik, tinggi badan 165 cm.
  3. Shela                     : jahil, centil, postur tubuh agak gemuk, menyukai tommy dan sangat jahat.
  4. Sinta                      : jahil, kulit putih, dan suka menggagalkan rencana jahat mereka.
  5. Rina                       : jahil, sombong, kulit sawo matang, suka menghasut dan sombong.
  6. Suci                        : baik, tidak sombong, kulit putih, dan selalu bersama dewi.

 

Adegan Pertama

Tempat      : Bandara Soekarno Hatta

Setelah beberapa jam tommy dari amerika sampailah dia di bandara soekarno hatta

Dan di langsung menuju kerumah neneknya tersebut.

Tommy                 : akhirnya saya sampai juga saya dijakarta (tommy pun langsung menuju rumah                                               neneknya, sesampainya disana …)

Tommy                 : asalamuallaikum (dengan perasaan senang)

Nenek                  : waalaikum salam, Ehh cucu nenek sudah tiba ayo masuk (sambil tertawa bahagia)

Tommy                 : ya nek? nenek apa kabar?

Nenek                  : alhamdulillah baik!

Tommy                 : kata papi nenek sakit?

Nenek                  : itu hanya sakit biasa! nenek masih kuat kok…

Tommy                 : oh….ya udah kalau begitu, aku ke kamar dulu ya nek… (nenek menganggukkan kepala sambil tersenyum)

 

Adegan Kedua

Tempat      : di Ruang Sekolah

Hari-hari telah di lewati dan saatnya tommy untuk sekolah di universitas yang ada di dekat rumah neneknya.Tommy pergi mengendarai motor.Sesampainya di sana dia bertemu seoarang gadis yaitu Dewi.

Tommy                 : wow…? amazing.

(tommy pun masuk kekelas sambil mencari ruang kelasnya tetapi dia malah menabrak dewi)                                   “maaf saya tidak sengaja” ujar tommy.

Dewi                      : makanya lain kali kalo jalan hati-hati…(sambil mengambil buku yang berjatuhan dan dewi pun langsung pergi)

Tommy                 : dasar cewek setres….(sambil menuju ke kelas,sesampainya di kelas tommy malah                        bertemu lagi dengan dewi dan dia meminta maaf)

                (beberapa menit kemudian)

Suci                        : wow…siapa itu?

Dewi                      : siapa….? mana?

 

Suci                        : itu dia mendekat, dia sangat tampan..

Dewi                      : apa ngapain dia kesini?

Suci                        : lo kenal sama dia?

Dewi                      : itu cowok yang nabrak gue tadi!

Suci                        : oh….loe beruntung banget sih di tabrak sama cowok se tampan dia.

Dewi                      : loe apaan sih? (sambil tersenyum)

Suci                        : tuh tuh dia menuju kesini!

Tak lama kemudian suci berbicara ada dosen yang masuk keruangan itu

Dosen                   : selamat pagi anak-anak!

Seluruh maha siswa : pagi pak!

Dosen                   : baiklah kita mulai pelajaran pada hari ini. tetapi sebelumya saya akan             mengenalkan mahasiswa baru! tom silakan perkenalkan dirimu.

Tommy                 : oke teman-teman nama saya tommy saya dari amerika, tetapi saya pandai                                          berbahasa indonesia terima kasih.

Dosen                   : baik silakan duduk tom.bagaimana kalian siap belajar?

Seluruh maha siswa : siap pak!

Sejak dosen masuk dewi dan tommy selalu saling memandang. kadang tommy yang memandang dewi kadang pula dewi yang memandang tommy  tingkah laku mereka pun membuat Sela menjadi cemburu dan ingin sekali menghajar dewi yang katanya mengambil tommy dari dia.

shela                     : sambil berkata dalam hati. (awas kamu dewi berani-beraninya mengambil tommy                          dariku)

 

Adegan ke Tiga

Tempat      : Gerbang Depan

Waktu sudah semakin siang dan waktunya untuk mahasiswa pulang. shela sinta dan rina pun menunggu didekat gerbang untuk menunggu dewi agar shela dapat meluapkan kemarahannya terhadap dewi karena berusaha merebut tommy darinya.

Rina                       : shel yang kita nanti nanti sudah tiba tuh!

Shela                     : mana rin?  (menoleh kekanan dan kekiri )

Shinta                   : oh iya, itu dia rin!

Shela                     : oh ia ya. hei hey anak lugu sini kamu!

Dewi                      : saya? (menunjuk ke dirinya sendiri)

Rina                       : ia anak kampung emang siapa lagi! (dengan wajah yang sinis)

Dewi pun langsung menghampiri anak-anak tersebut dan berkata :

Dewi                      : ia ada apa?

Shela                     : berani-beraninya kamu merebut tommy dari saya ya! (sambil menjambak rambut                          dewi).

Dewi                      : aduh shel sakit!

Shela                     : ini akibatnya kalau suka merebut milik orang.

Dewi                      : aku tidak merebutnya.

Shela                     : ahh bohong kamu. nhe rasain.

Dewi                      : aduh sakit shel.

Tepat dikejauhan tommy melihat dewi dijahili oleh anak-anak nakal itu dan langsung menghentikan kejahilan mereka.

Tommy                 : hei apa yang kalian lakukan pada dewi?

Shela                     : kamu nggak usah ikut campur tom ini urusan kami.

Tommy                 : jelas aku ikut campur karena dia itu pacar ku. Hentikan atau kalian meyesal nanti !

Shela                     : apaaaa!!! Kamu jahat tom. (meniggalkan tommy dan dewi dengan perasaan       kecewa)

Sinta dan rina     : tunggu shel!!

Setelah mereka pergi dewi menanyakan mengapa tommy berkata bahwa ia pacar dewi padahal shela munyukai tommy.

Dewi                      : mengapa kamu berbicara seperti itu didepan mereka tom?

Tommy                 : emang salah jika saya berbicara seperti itu?

Dewi                      : jelas salah tom!!!

Tommy                 : memangnya kenapa?

Dewi                      : aku kan bukan pacar kamu sedangkan shela pun sangat menyukai kamu.

Tommy                 : apa??? (dengan perasaan terkejut) Kamu jangan mempermainkan  perasaanku..

Dewi                      : aku tidak mempermainkan perasaanmu kok.

Tommy                 : bagaimana bisa aku menyukai dia!!! hatiku kan sudah menjadi milikmu.

Dewi                      : kamu apaan sih?

Tommy                 : tetapi aku benar-benar menyukai kamu! sekarang kamu mau nggak menjadi pacar                         aku?

Dewi                      : aduh!!! (dalam perasaan yang senang)emh.. sebenarnya aku suka sama kamu tetapi                                   aku tidak mau mencari masalah dengan shela.

Tommy                 : kamu tenang saja selama ada aku kamu pasti aman kok.

Dewi                      : ya udah aku juga suka sama kamu. (dengan perasaan malu-malu)

Tommy                 : nah itu kan bagus…! oh ya, bagaimana kalo nanti malam kita makan malam?

Dewi                      : gimana ya…! nanti malam aku ada janji.

Tommy                 : kamu nggak usah cari alasan dehh..

Dewi                      : sudah aku langsung pulang ajah dehh.

Tommy                 : aku antar yahh?

Dewi                      : nggak usah ! aku naik taksi ajah.

Tommy                 : sudah ayo naik aku antar! kamu nggak usah malu-malu.

Dewi                  : (mengangukan kepalanya tanda  setuju).

“Dewi pun pulang bersama tommy walaupun dengan perasaan malu-malu”.

 

Waktu pun sudah berlalu dan telah menunjukan pukul 08:00 WIB. Tommy tetap nekat kerumah dewi untuk mengajaknya kencan. Sesampainya disana tommy bertemu dengan ibunya dewi dan meminta izin untuk mengajak kencan dewi dan ibunya mengizinkan dan dewi akhirnya mau karena tidak ada alasan lagi untuk dewi menolaknya. Merekapun akhirnya pergi. Di restoran mereka bertemu dengan shella. Shella sangat marah karena dewi kencan dengan tommy tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa kepada dewi karena dewi selalu ada di dekat tommy.

 

Adegan ke Empat

Tempat      : Rumah Dewi

Tidak lama kemudian dewi dan tommy sampai di rumah tommy dan tommy tetap akan mengajak dewi kencan nanti malam.

Dewi                      : berhenti di samping kiri tom!

Tommy                 : itu rumah kamu yah..

Dewi                      : ya yang warna pink itu rumah ku.

Tommy                 : ya udah aku pulang ya! jangan lupa nanti malam aku  jemput …oke ?

Tommy pun pulang dan dia langsung bersiap-siap. Tidak lama dia menunggu waktu pun akhirnya malam dan menunjukkan pukul 08:00 WIB. Tommy pun langsung kerumah dewi.

(beberapa jam kemudian tommy sampai di rumah dewi dan bertemu dengan ibu dewi di depan rumah dewi).

Tommy                 : (tok tok tok, tomy mengetuk pintu rumah dewi,seorang wanita keluar dari  belakang  pintu) selamat malam ibu !ini benar rumah dewi.

Ibu dewi              : ya benar, kamu siapa.

Tommy                 : kenalkan bu saya tommy temanya dewi sekaligus ehm….

Ibu dewi              : sekaligus apa? (tanyanya dengan pandangan bingung).

Tommy                 : ibu jangan marah ya.

Ibu dewi              : ya apaan ayo cepat bilang.

Tommy                 : saya pacarnya dewi bu.

Ibu dewi              : oh itu! saya tau kamu kesini pasti mau ngajak dewi dinner?

Tommy                 : kok ibu tau sihh?

Ibu dewi              : ya donk ibu kan juga pernah muda.

Tommy                 : jadi ibu izinin jika dewi dinner dengan saya malam ini?

Ibu dewi              : ya ibu izinin! karena ibu yakin kamu anaknya baik kok.

Tommy                 : ibu bisa ajahh.

Ibu dewi              : kamu duduk dulu sebentar ibu panggilkan dewi.

Tommy                 : ya terima kasih bu!

Tidak lama kemudian dewi keluar dari kamarnya dan menemui tommy di luar.

Dewi                      : ngapain kamu kesini?

Tommy                 : malam ini kita kan janji makan malam!

Dewi                      : siapa juga yang janji makan malam dengan kamu. aku kan sudah bilang aku sibuk                             malam ini.

(Ibu dewi keluar menemui tommy dan dewi).

Ibu dewi              : sudah dewi kamu dinner saja kasihan tommy udah nunggu dari tadi! sudah                                         mending kamu ganti baju sana.

Dewi                      : tapi bu……

Ibu dewi              : sudah kamu nggak usah takut! tommy orangnya baik kok.

Dewi                      : ya udah deh bu. (sambil menuju kekamar)

Ibu dewi              : maafin dewi ya dia orangnya memang begitu kok!

Tommy                 : ya aku ngerti kok bu.

Kemudian dewi keluar dari kamarnya dan berpakaian yang sangat indah.

Tommy                 : wow… kamu cantik sekali wi.

Dewi                      : kamu nggak usah gombal deh.

Tommy                 : aku nggak gombal kok! kamu memang cantik ya kan tante.

Ibu dewi              : sudah-sudah kalian berangkat saja tapi ingat jangan pulang terlalu malam.

Tommy                 : tenang saja tante! aku akan melindungi tuan putri (melirik ke arah dewi) sampai                                pulang nanti.

 

Tommy dan dewi pun pergi ke restoran untuk kencan. Sesampainya disana mereka bercanda dan bermain-bermain sampai waktu memisahkan kegembiraan mereka.

 

Adegan ke Lima

Tempat         : Restoran

Tommy                 : kamu mau pesan apa dewi yang cantik.

Dewi                      : kamu nggak usah lebay deh.

Tommy                 : aku nggak lebay kok, kamu memang sangat cantik malahan kecantikan  kamu itu                              melebihi cinderella.

Dewi                      : ya sudah! aku pesan apa aja dehh.

Tommy                 : bu makanan spesial dua.

(tidak lama kemudian makanan pun datang).

Tommy                 : gimana makanan di sini enak nggak?

Dewi                      : ya enak! tapi tunggu di luar itu apa.

Tommy                 : oh….. itu tempat yang sangat indah di sini! kita bisa melihat kesejukan alam dan                               keindahan kota.

Dewi                      : owh….! kita kesana yuk tom.

Tommy                 : ayo!!!! (dengan wajah tersenyum).

 

Setelah sampai ditaman dewi sangat takjub karena taman yang ia lihat keindahannya melebihi apa yang ia fikirkan namun ditengah kegembiraannya  tiba-tiba shela muncul dari kejauhan. Dan seketika dewi pun langsung terdiam tak dapat berkutik lagi dan sela pun menghapiri dewi lalu ia berkata.

 

Shela                     : dewi.

Dewi                      : ia ada apa shel? (menjawab dengan perasaan sedikit gugup)

Shela                     : (memegang tangan dewi dan berkata) dewi aku minta maaf sama kamu karna
selama ini aku sering jahil sama kamu, sekarang aku sadar bahwa tommy lebih                   bahagia bersama kamu, kamu mau kan maafin aku?

Dewi                      : iya nggak apa-apa , aku udah maafin kamu sebelum kamu minta maaf (dengan                               wajah tersenyum).

 

Dewi dan shela pun akhirnya bersahabat mereka kelihatan sangat akrab sekali tommy dan dewi pun berpacaran tanpa ada yang mengganggu lagi.

setelah lama tommy dan dewi berpacaran tommy merasakan penyakit yang aneh. Dan tommy memeriksakan penyakitnya ke rumah sakit. Dan ternyata tommy mengidam penyakit kanker otak stadium akhir dan masuk kerumah sakit tanpa sepengetahuan dewi, lama-kelamaan dewi mengetahui penyakit tommy namun dewi belum menetahui kalau tommy ada dirumah sakit  dewi langsung kerumah tommy. Tetapi tommy tidak ada dirumah,kata tetangga tommy.sudah 3 bulan ini tomy dirawat dirumah sakit. Sesampainya dewi dirumah sakit, dewi langsung menghampiri tomy dan ternyata Tommy terbaring dan sedang koma.

 

Tommy                 : aduh kepala ku sakit sekali.

Dewi                      : kamu kenapa tom. (“pujaan hatiku” berbicara dalam hati).

Tommy                 : aku tidak apa-apa kok! cuman agak pusing.

Tommy langsung kerumah sakit untuk memeriksa keadaanya. Secara diam-diam dewi mengikuti tommy.

 

Adegan ke Empat

Tempat      : Rumah Sakit.

Setiba dirumah sakit, tommy langsung menghampiri dokter. Dan dokter itu pun langsung memeriksa keadaan tommy.

Dokter                  : apa yang kamu rasakan?

Tommy                 : saya sedikit pusing dok.

Dokter                  : silahkan duduk. Saya akan memeriksa keadaan kamu.

Tommy                 : baik dok. ( tommy merasa agak gugup saat akan diperiksa dokter )

Setelah selesai diperiksa dokter pun memberi tahu tomy tentang penyakit yang sedang dideritanya. Tommy sangat takut, dan gugup saat dokter akan memberi tahu hasil dari pemeriksaan.

Tommy                 : bagaimana keadaan saya, dok?

Dokter                  : sebenarnya kamu mengidap kanker otak stadium akhir.

Tommy                 : ( sangat kaget saat mendengar perkataan dokter ). Tidak mungkin dok?

Dokter                  : itulah hasil dari pemeriksaan kami. Kamu harus memberi tahu keluargamu tentang          hal ini.

Tommy                 : saya mohon dok, jangan beritahu siapa-siapa tentang penyakit saya ini dok.

Dokter                  : ( merasa heran dengan keputusan yang diutarakan tomy ). Kenapa kamu tidak ingin jika keluargamu tahu tentang hal ini?

Tommy                 : saya hanya tidak ingin keluarga saya merasa sedih saja dok.

Dokter                  : ya, saya tidak akan memberi tahu keluargamu jika itu yang kamu inginkan.

Tommy                 : terima kasih, dok. Saya pamit dulu.

Dokter                  : ya, sama-sama tom.

 

Adegan ke Lima

Tempat      : Di Sekolah

Pagi-pagi sekali tommy sudah siap untuk berangkat ke sekolah, tomy bermaksud untuk tidak memberi tahu tentang penyakit yang sedang dideritanya pada dewi. Dia tidak ingin jika dewi mengetahui tentang penyakitnya ini, jika dewi tahu dewi pasti akan merasa sedih.

Dewi                      : hy, tom? Kamu terlihat agak pucat hari ini.

Tommy                 : hy juga wi! Ah, mungkin kamu aja yang salah lihat!

Dewi                      : kemana aja kamu beberapa hari ini nggak terlihat?

Tommy                 : nggak kemana-mana kok. Aku ada terus dirumah.

Dewi                      : tapi kemarin sore aku kerumah kamu tapi kamunya nggak ada.

Tommy                 : ouw, kemarin mungkin aku lagi tidur.

Beberapa saat sucia menghampiri tommy yang sedang duduk di kelas sendirian. Dan suci pun bertanya bagaimana keadaan tommy karena beberapa hari ini sucia sering melihat tommy melamun di kelas. Lama-lama sucia pun mengetahui sebab tommy sering melamun di kelas ternyata tommy mengalami penyakit yang sangatlah ganas.

Suci                        : hy, tom? Kok kamu di kelas sendirian sih.

(Tommy hanya melamun dan tidak mendengar apa yang sedang di bicarakan suci tadi).

Suci                        : tom, kamu dengar nggak sih apa yang aku katakan tadi.

Tommy                 : eh, suci kamu sudah lama disini?

Suci                        : jadi kamu nggak dengar apa yang aku katakan tadi.

Tommy                 : emangnya kamu bicara apa?

Suci                        : tuh kan nggak dengar. Aku tadi tanya sama kamu, kenapa kamu sendirian aja?

Tommy                 : ouw, nggak apa-apa aku cuma pengen sendirian aja kok.

Suci                        : ouw, itu apaan tom?

( suci melihat surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa tommy mengidap kanker otak )

Tommy                 : ouw, ini?

Suci                        : iya, itu apa tom?

Tommy                 : ini bukan apa-apa kok!

Suci                        : beneran? ( suci agak curiga dengan tommy )

Tommy                 : iya, beneran kok. Ya udah aku mau ke kantin dulu, kamu mau ikutan?

Suci                        : ya, duluan aja ntar aku nyusul.

Setelah tommy keluar dari kelas, suci pun terburu-buru untuk melihat kertas apa yang disembunyikan tommy tadi. Dan suci pun langsung membaca surat tersebut,diapun kaget saat membaca surat tersebut. Ternyata tommy sedang mengidap penyakit yang sangat ganas dan bisa membuat tommy meninggal. suci pun terkejut hingga menjatuhkan kertas yang ia baca itu. tommy melihat suci menjatuhkan surat. ia pun langsung mengambil kertas yang dijatuhkan oleh suci. suci pun langsung berlari, ia tidak menyangga dengan keadaan ini. tomy mengejarnya, dan berkata.

tommy                 : suci ..! (sambil menarik tangan suci)

suci                        : kenapa kamu sembunyikan semua ini tom? Mengapa kamu tak pernah      menceritakan semua ini? Aku tak menyangka semua ini bisa terjadi? (sambil menangis )

Tommy                 : maafkan aku. aku hanya tidak ingin kalian sedih dengan keadaanku sekarang.

Suci                        : tapi tidak seperti ini tom. Sebagai sahabat seharusnya kamu jangan menyembunyikan masalahmu.

Tommy                 : aku tidak ingin membuat sahabat-sahabatku bersedih dengan keadaanku yang sekarang, aku mohon jangan sampai ada orang yang tau.

suci                        : tapi tom walaupun penyakit ini kamu rahasiakan oleh semua orang pasti akan terbongkar tom.

tommy                 : suci aku mintak sama kamu sekali ini saja. Tolong kamu rahasiakan penyakitku ini tolong jangan sampai ada orang yang tau tentang penyakitku ini, please aku mohon denganmu sekali ini saja.

Suci                        : tapi tom. (dengan perasaan sedih dan tomy pun langung menjawab)

Tommy                 :sssst……! kamu tidak usah takut ci aku akan baik-baik saja dan aku akan berusaha untuk melawan penyakitku ini aku berjanji.

Suci                        : baiklah tom. Tapi kamu janji kamu harus sembuh ya tom?

Tommy                 : iya suci!

Hari-hari  berlalu, penyakit tommy pun semakin parah. Dewi sampai sekarang belum mengetahui keadaan tommy, karena tommy selama 1 minggu ini tidak pernah datang ke kampus. Dewi khawatir dengan keadaan tommy, dewi mencoba menghubungi tommy. namun yang mengangkat telepone itu suci.

Suci                        : halo?

Dewi                      : maaf ini siapa ? tommynya mana?

Suci                        : ini dewi ya? ini suci. Kamu kerumah sakit sekarang (langsung menutup telephone)

Dengan perasaan  yang sangat khawatir, dewi langsung menuju kerumah sakit. ia pun bertemu suci.

Adegan ke Enam

Tempat      : Rumah Sakit

Dewi                      : ada apa ci siapa yang sakit? Tommy mana?

(Suci langsung menarik tangan dewi dan membawa dewi ke ruang ICU)             

Dewi                     : haa tommy? Dia kenapa ci? (ia langsung menghampiri tommy dan memanggil-manggil tommy sambil menangis) kamu kenapa tom?

(Tommy pun sadar).

Tommy                 : eh kamu wi, sudah lama disini?

Dewi                      : kamu sakit apa tom? kenapa kamu nggak pernah cerita ke aku? (sambil menangis)

Tommy                 : aku nggak papa kok wie,

Dewi                      : kamu bohong tom!

Suci                        : sabar ya wi?

Dewi                      : tomy sakit apa ci?

Suci                        : (menarik tangan dewi dan mebawa dewi agak jauh dari tommy dan berkata) wi sebenarnya tommy mengidam penyakit kangker otak stadium akhir.

Dewi                      : apa kamu bilang tommy mengidam penyakit kanker stadium akhir ci? (penuh rasah sedih, kecewa dan marah, karna tidak ada yang memberi tahu dia tentang penyakit yang diderita tommy).

Suci                        : iya wie.

Dewi                      : kenapa dia nggak pernah cerita cie kenapa dia tambah merahasiakan penyakitnya itu, tommy bodoh tommy bodoh. (sangat kesal)

Suci                        : tommy bilang padaku dia jauh lebih bodoh jika kamu tau dengan penyakit yang ia derita saat ini. Karena ia tak ingin kamu bersedih wie.

Dewi                      : jadi kamu juga menyembunyikan ini dariku iya?

Suci                        : maafkan aku wie!

Dewi                      : kamu itu sama bodohnya dengan……

Ditengah perkataan dewi tiba-tiba ada sebuah gelas yang jatuh diatas lantai ctar (suara gelas)

Suci                        : suara apa itu wi

Dewi                      :tommy !!! suci tommy (dewi terkejut dengan keadaan tommy yang semakin memburuk dan langsung menghampiri tomy dan berkata) tommy kamu kenapa tom (sambil menangis)

Suci                        : (suci pun langsung mencari pertolongan kesana kemari dan akhirnya suci bertemu seorang dokter) dokter tolong teman saya dok.

Dokter                  : baik.

Dewi                      : tommy kamu kenapa? (sambil menangis)

Tommy                 : aduh kepalaku sakit!

Dokter                  : maaf saya minta kalian keluar sebentar biar saya bisa menangani pasien ini.

Suci                        : baik dok. (sambil membimbing dewi yang kelihatanya sangat terpukul) kamu yang sabar ya wie?

Dewi                      : tommy ci! (sambil menangis)

Suci                        : iya sabar.

Tak lama kemudian dokter langsung keluar dari ruangan tersebut namun berita yang disampaikan oleh dokter adalah berita buruk ternyata tommy sudah tak dapat diselamatkan lagi.

Dewi                      : dokter gimana keadaan tommy dok?

Suci                        : ia dok bagaimana keadaan teman saya?

Dokter                  : maaf sudah semaksimal mungkin kami menolong beliau namun allah bekehendak lain. Kami tidak dapat menyelamatkan tommy. tommy sekarang sudah tiada.

Dewi                      : apa? toooommmmyyyyyyyyy …! kenapa kamu tinggalkan aku tom? (menangis)

Suci                        : sabar ya wi, ini semua sudah kehendak tuhan, mungkin inilah yang terbaik untuknya.

Keesokan harinya teman-teman serta keluarga tommy mengantarkan jasad tommy keperistirahatan terakhirnya. Semua keluarga serta kerabatnya pun mengikhlaskan kepergian nya. Akhirnya Dewi menerima semua yang telah terjadi, dan menjalani kehidupan dan menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya tanpa ada kehadiran tomy disisinya.

   Salam ”nagirahekazo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s